Suku Sasak adalah sebuah suku yang mempunyai berbagai kebudayaan dan tradisi unik. Dan juga fenomena alam yang sangat indah yang berlokasi di pulau Lombok, NTB. Foto di atas merupakan foto Piagam Gumi Sasak. Tujuan utamanya semata-mata untuk mempertahankan dan menjaga kebudayaan sasak dan kearifan lokal yang sudah dipertahankan sejak dahulu, untuk menyatukan roh orang-orang Sasak untuk tetap semangat agai mencapai jati dirinya. Isi dari piagam tersebut adalah tentang bagaimana kita sebagai generasi muda Sasak memperjuangkan suku Sasak yang memiliki tanggungjawab, yaitu bagaimana masa depan budaya Sasak, bagaimana masa depan sejarah Sasak, bagaimana masa depan kesasakan kita sabagai suku yang kemudian dibacakan pertama kali di museum NTB. BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM Menjadi bangsa Sasak adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT dan generasi mendatang. Menunaikan amanah Sasak itu sejatinya merupakan matarantai sejarah kemanusiaan, mel...
Masyarakat yang berasal dari luar pulau Lombok akan merasa asing dan bingung tentang upaca nyongkolan. Namun tidak demikian dengan masyarakat asli Suku Sasak. Bagi masyarakat Sasak, nyongkolan adalah sebuah upacara unik dan telah menjadi teradisi secara turun temurun dalam menyambut sebuah pernikahan. Upacara atau kegiatan nyongkolan sekarang sudah sering kita jumpai setiap hari, namun yang paling sering ditemui adalah jika akhir pekan tiba. Nyongkolan sendiri berasal dari kata “Sokong” yang berarti mendorong dari belakang atau bisa diartikan menggiring (Mengiring). dan nyongkolan adalah prosesesi adat yang dijalankan apabila adanya proses pernikahan antara lelaki (Terune) dan perempuan (Dedare) didalam suku Sasak Lombok. Biasanya nyongkolan akan dilaksanakan setelah proses “Begawe” (Pesta perayaan setelah akad nikah), untuk waktu, bisa dipikirkan oleh kedua belah pihak. Ada yang meringkas dalam satu waktu adapula yang melakukan nyongkolan seminngu atau lebih setelah proses akad nikah...